-->

HUMANIS : Rumah untuk Kembali (Oleh : Ahmad Supri)


HUMANIS: Rumah Untuk Kembali 

Organisasi kemahasiswaan merupakan lembaga yang menghimpun berbagai kalangan mahasiswa yang biasanya tergabung karena memiliki kesamaan, mulai dari kesamaan minat, tergabung dalam satu jurusan maupun kesamaan tujuan. Sebagai suatu lembaga, organisasi kemahasiswaan menjadi sistem unit kerja yang dapat dijadikan mahasiswa sebagai tempat untuk mengembangkan minat, mengasah potensi, dan belajar bersosialisasi dalam satu kesatuan struktur. Organisasi kemahasiswaan hadir sebagai wujud nyata kesamaan visi, tujuan, maupun pengharapan yang ingin dibangun oleh orang-orang yang berada didalamnya. Selaras dengan hal tersebut, maka organisasi mahasiswa hadir dan membentuk diri dengan berbagai instrument penunjang yang membuat sebuah organisasi kemahasiswaan memiliki hak dan legalitas berlembaga. ​

Dilihat dari histori terbentuknya berbagai organisasi kemahasiswaan, banyak hal yang melatarbelakangi pembentukannya. Mulai dari yang hanya sebatas study club kemudian berkembang menjadi perhimpunan mahasiswa sampai dengan organisasi yang memang sengaja dibentuk untuk menaungi anggota yang terlibat didalamnya. Terlepas dari hal tersebut, organisasi kemahasiswaan dianggap penting dan menjadi bagian dari proses penyelenggaraan pembelajaran dalam suatu universitas, baik dari level universitas, fakultas, maupun jurusan/prodi. Tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, kehidupan di universitas juga perlu di imbangi dengan pengembangan karakter dan potensi yang dimiliki individu, salah satunya ialah dengan berpartisipasi aktif dalam sutau organisasi kemahasiswaan. 

 Sebagai salah satu organisasi mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Ilmu Administrasi yang selanjutnya disebut HUMANIS merupakan organisasi yang syarat akan keilmuan dan pengetahuan berlembaga. Hal tersebut menjadikan HUMANIS merupakan pilihan yang tepat bagi mahasiswa untuk mengembangkan minat dan potensi diri, khususnya bagi mahasiswa Ilmu Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin. Dibentuk sejak tahun 1984 HUMANIS dapat menunjukkan eksistensi berlembaga hingga saat ini dengan terus mencetak kader sesuai dengan nilai di HUMANIS, baik secara sturktur maupun kultur. Mengulik perjalanan dan sejarah panjang HUMANIS, dari mulai terbentuk hingga sekarang memiliki cerita dan kesan tersendiri bagi setiap orang yang pernah berkecimpung didalamnya. Utamanya bagi mereka yang mendedikasikan diri untuk berpartisipasi dalam struktur kepengurusan. Pengalaman berlembaga di HUMANIS patutnya memang menjadi bekal yang berharga, selain tanggung jawab yang di emban, menjadi bagian dari pengurus di HUMANIS membuat setiap orang yang terlibat memiliki jiwa kepemimpinan tersendiri. Hal ini didapat dengan berbagai kegiatan yang dirancang selama jalannya satu periode kepengurusan di HUMANIS. ​

Memasuki usia ke 36 tahun menunjukkan bahwa HUMANIS merupakan organisasi kemahasiswaan yang dapat terus berkembang dan menyesuaikan diri dengan kondisi dan perubahan yang ada. Sembari terus mencetak kader yang diharapkan memiliki dedikasi serta loyalitas yang tinggi, HUMANIS juga terus berkembang dengan tidak meninggalkan asas yang dipegang, sesuai yang tertuang dalam Konstitusi HUMANIS yakni Pancasila dan UUD 1945. Namun dalam praktik penyelenggaraannya, prinsip dan kesan kekeluargaan begitu terasa. Hal tersebut tertuang dalam semboyan yang dipahami secara bersama di HUMANIS yakni “Kejayaan dalam Kebersamaan”. Kalimat yang begitu singkat namun memiliki arti dan makna yang begitu dalam. Kalimat Kejayaan dalam Kebersamaan merupakan prinsip yang dipegang oleh setiap anggota di HUMANIS. Kalimat tersebut mengisyaratkan bahwa kejayaan maupun segala yang mengarah kepada suatu keberhasilan perlu dibangun dan diwujudkan secara bersama-sama. Singkatnya, “Saling membesarkan dan Besar Bersama” tanpa adanya dominasi. Pemahaman inilah yang digunakan setiap anggota, baik mahasiswa aktif maupun para alumni dalam menjalankan kegiatan keseharian di HUMANIS. ​

Sebagai bentuk pengharapan di usia 36 tahun, HUMANIS diharapkan dapat terus menjadi tempat belajar dan berkembang, mencetak kader unggul sesuai dengan nilai HUMANIS, menjadi wadah untuk bisa saling membesarkan, dan menajdi rumah yang selalu dirindukan. Tak lupa, harapan yang terpenting untuk setiap anggota kiranya dapat terus bersinergi dalam mengembangkan organisasi yang dicintai, yakni HUMANIS. Semoga dengan segala doa dan upaya yang dilakukan, HUMANIS dapat terus menjadi organisasi yang dikenal tidak hanya pada skala lingkup universitas, namun dapat melebarkan sayap dalam jangkauan yang lebih luas. 

 ​Salam HUMANIS, Kejayaan dalam Kebersamaan. 

 Ahmad Supri, 2017